Kemarin, hari Sabtu, 19 April 2008, Aku mengantar istri menjenguk temannya yang sedang sakit. Ini adalah teman akrabnya sejak di SMP 151 di kawasan Plumpang, Jakarta Utara.
Dia sekarang sudah menjadi penyanyi dangdut yang cukup terkenal, dengan hitsnya yaitu Wulan Merindu. Ya, dia adalah Cici Faramida.
Cici kini terbaring lemah di sebuah Rumah Sakit di Jakarta.(wartawan dilarang masuk ke tempat perawatan Cici). Menderita demam berdarah (DBD) dan komplikasi dengan sakit typus. Kasihan sekali. Hari Sabtu kemarin, kondisi trombositnya masih belum pulih, tapi sudah cukup sehat untuk berbicara, bahkan bercerita ngalor ngidul dengan kami. Selama kurang lebih satu jam saya dan istri berada di kamar perawatan Cici.
Saya juga sempat berbincang dengan nenek Cici dari pihak Ibu, yang ternyata adalah ustadzah NU (Nahdlatul Ulama). Kemarin Cici hanya ditemani oleh neneknya dan dua pembantunya.
Cici menempati kamar Super VIP, dengan fasilitas ruang tamu dengan satu set tempat duduk, satu set meja dan kursi makan, kulkas, serta televisi 29 inci di ruang tamu.
Di kamar perawatan juga terdapat televisi 21 inci di yang diletakkan di atas sebelah kiri ranjang , extra bed , serta kursi untuk keluarga maupun yang menjenguk.
Mudah-mudahan cepat sembuh ya Ci. Sehingga bisa nyanyi lagi menghibur banyak orang. Mungkin Allah sedang memberikan cobaan, supaya Cici beristirahat dan banyak berkumpul dengan keluarga dan handai taulan.